27 Mahasiswa STIES ALIFA Siap Magang di Industri Perhotelan Taiwan melalui Skema Work-Based Learning
Pringsewu, 13 Juli 2026 – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah (STIES) ALIFA kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berorientasi pada pengalaman industri global. Sebanyak 27 mahasiswa dari Program Studi Manajemen dan Ekonomi Syariah yang berasal dari semester II, IV, dan VI tengah menjalani tahap akhir persiapan sebelum diberangkatkan untuk mengikuti program magang internasional di industri perhotelan Taiwan.
Program ini
merupakan hasil kolaborasi antara STIES ALIFA dengan mitra terpercaya
di Indonesia dan Taiwan yang telah memiliki pengalaman dalam
penyelenggaraan program pemagangan internasional. Kerja sama tersebut dirancang
untuk memastikan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang aman,
terstruktur, dan sesuai dengan kebutuhan industri perhotelan global.
Sebagai
bentuk apresiasi dan dukungan institusi, para mahasiswa akan dilepas
secara resmi oleh Ketua Yayasan STIES ALIFA dalam sebuah seremoni
pelepasan yang menjadi simbol kepercayaan sekaligus harapan agar para peserta
mampu menjadi duta akademik yang membawa nama baik institusi dan bangsa
Indonesia di tingkat internasional.
Program
pemagangan ini berlangsung selama satu tahun dengan kesempatan
perpanjangan masa magang berdasarkan evaluasi kinerja dan kebutuhan
perusahaan mitra. Selama mengikuti program, mahasiswa akan ditempatkan pada
berbagai unit operasional industri perhotelan di Taiwan sehingga memperoleh
pengalaman langsung mengenai standar pelayanan internasional, budaya kerja
profesional, manajemen operasional, komunikasi lintas budaya, serta penerapan
teknologi dalam industri hospitality.
Sebagai
bagian dari fasilitas yang diberikan, seluruh peserta memperoleh akomodasi/tempat
tinggal, duty meals
dan honorarium selama menjalankan tugas, serta pendampingan selama proses
adaptasi di lingkungan kerja. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan
kenyamanan sehingga mahasiswa dapat lebih fokus mengembangkan kompetensi
profesional dan meningkatkan kemampuan berbahasa asing serta keterampilan
interpersonal.
Yang
membedakan program ini adalah penerapan Work-Based
Learning (WBL), yaitu model pembelajaran yang mengintegrasikan
proses akademik dengan pengalaman kerja nyata. Melalui pendekatan ini,
mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di ruang kelas, tetapi juga membangun
kompetensi melalui praktik langsung di dunia industri. Pengalaman tersebut
menjadi bagian dari proses pembelajaran yang memperkuat kemampuan berpikir
kritis, pemecahan masalah, kepemimpinan, pelayanan prima, kerja sama tim, serta
pengambilan keputusan dalam lingkungan kerja internasional.
Bagi
mahasiswa Program Studi Manajemen dan Ekonomi Syariah, pengalaman internasional
ini diharapkan mampu memperkaya wawasan mengenai praktik manajemen modern, tata
kelola organisasi, layanan pelanggan, pengelolaan sumber daya manusia, serta
dinamika bisnis global yang dapat diadaptasi dalam pengembangan industri jasa
dan ekonomi syariah di Indonesia. Selain itu, interaksi dengan lingkungan kerja
multikultural akan memperkuat kompetensi komunikasi global yang menjadi salah
satu kebutuhan utama dunia kerja saat ini.
Pimpinan
STIES ALIFA menyampaikan bahwa program magang internasional ini merupakan
bagian dari strategi institusi dalam membangun lulusan yang memiliki daya
saing global, pengalaman profesional, serta kesiapan memasuki pasar
kerja internasional. Melalui kemitraan yang berkelanjutan dengan berbagai
industri di luar negeri, STIES ALIFA terus berupaya membuka lebih banyak
peluang pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang
relevan dengan perkembangan dunia usaha dan industri.
Keberangkatan 27 mahasiswa ini menjadi langkah awal dalam memperluas jejaring internasional STIES ALIFA sekaligus memperkuat implementasi kebijakan pembelajaran yang menghubungkan kampus dengan dunia industri. Diharapkan para peserta tidak hanya kembali dengan pengalaman kerja dan peningkatan kompetensi profesional, tetapi juga membawa perspektif global yang dapat menjadi modal penting dalam membangun karier, mengembangkan usaha, serta memberikan kontribusi bagi kemajuan ekonomi Indonesia. (YBA)

0 Komentar