President Commissioner Talks: Implementasi GRC Jadi Kunci Ketahanan Bisnis di Era Disrupsi

President Commissioner Talks: Implementasi GRC Jadi Kunci Ketahanan Bisnis di Era Disrupsi

Jakarta, 1 Agustus 2026 — Mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Bisnis Syariah Alifa Institute mengikuti kegiatan President Commissioner TalksWorkshop Series di PT Bitcorp dengan tema "Manfaat Implementasi GRC di Masa Disrupsi". Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh mahasiswa Program Studi S2 Manajemen Bisnis Syariah sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman praktis mengenai tata kelola perusahaan di tengah dinamika bisnis yang semakin kompleks.


Acara yang berlangsung di hari Jumat, 31 Juli 2026 ini menghadirkan Dr. H. Yudi Priambodo Purnomo Sidi SE, MM, CIB, CSA, CFP, CWM, CTA, CRP, GRCP,  CERG, CERA, CBIA, QIA, QGIA, CIB, CBV, CAPM, CMA, CIREP., sebagai pembicara utama. Dalam sesi tanya jawab yang interaktif, mahasiswa mendapatkan wawasan langsung mengenai bagaimana kerangka Governance, Risk, and Compliance (GRC) berperan sebagai fondasi strategis bagi perusahaan dalam menghadapi berbagai tantangan disrupsi teknologi, perubahan regulasi, dan fluktuasi pasar global.

"Di era disrupsi ini, perusahaan tidak lagi bisa mengandalkan pendekatan reaktif. Implementasi GRC yang terintegrasi memungkinkan organisasi untuk mengidentifikasi risiko lebih awal, memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang terus berkembang, dan menjaga sustainability bisnis secara berkelanjutan," ujar Yudi Priambodo dalam paparannya.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Program Studi S2 Manajemen Bisnis dalam menjembatani teori akademik dengan praktik industri. Melalui President Commissioner Talks, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual mengenai GRC, tetapi juga belajar dari pengalaman nyata seorang eksekutif puncak dalam memimpin transformasi tata kelola perusahaan.

Acara berlangsung dalam suasana diskusi yang produktif, di mana peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar implementasi GRC di sektor-sektor spesifik, tantangan adopsi di perusahaan keluarga, serta peran teknologi dalam otomatisasi proses kepatuhan. 

President Commissioner Talks diharapkan dapat terus menjadi wadah berbagi ilmu antara praktisi industri dan akademisi, serta memperkuat jaringan kerja sama antara Alifa Institute dengan dunia korporasi dalam mencetak pemimpin bisnis yang berintegritas dan adaptif. (YBA)

0 Komentar